|
PEMERINTAH seharusnya jangan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi saja, karena walaupun pertumbuhan ekonomi cukup tinggi tetapi tidak mampu menggerakkan kegiatan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Seharusnya paradigma untuk mengejar pertumbuhan ekonomi saja harus dirubah.
Selayaknya sektor UKM mendapat perhatian yang lebih besar dari pemerintah, karena keberadaannya mampu memberi lapangan kerja yang luas dan juga UKM mampu bertahan di kala terjadinya krisis moneter beberapa waktu lalu. Dan harus ada keberpihakan yang lebih kepada sektor UKM. Sebagai contoh apa yang dilakukan M. Yunus peraih nobel perdamaian dari Bangladesh, dengan Grameen Bank-nya banyak membantu para pedagang kecil, sehingga mampu mengurangi angka kemiskinan di negaranya.
Pelajaran dari negara tetangga seperti Bangladesh yang memperhatikan nasib para UKM, patut dicontoh dan diterapkan oleh (pemerintah Indonesai-red). Sehingga, ekonomi di tanah air yang saat ini sedang carut marut, ditambah melambungnya harga minyak dunia, diharapkan tidak terlalu berpengaruh terhadap kenaikan harga dan pertumbuhan ekonomi.
Ada baiknya juga, sektor perbankan milik pemerintah makin aktif memberikan pinjaman dan kredit lunak kepada para pengusaha kecil tersebut, dengan harapan usaha para UKM semakin berkembang. Selama ini, jika diamati, sektor perbankan plat merah kurang membuka diri kepada pengusaha UKM dalam mengucurkan kredit. Seharusnya, kalangan perbankan harus lebih membuka diri dan jangan formalitas laporan keuangan, dan aset dijadikan sebagai alasan mengucurkan bantuan dalam memberikan kredit.
Kemudian, dalam memberikan hak paten kepada pengusaha kecil juga seharusnya lebih dipermudah, karena jika tidak, maka hasil dari pengusaha UKM sulit di beri hak paten. Padahal, laba perbankan yang mencapai sekitar 40 persen dan bukan berasal dari core bisnisnya, ini menunjukkan bahwa perbankan tidak fokus kepada usahanya.
Sementara laba yang kisarannya mencapai 40 persen diperoleh dari penempatan uang di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan merupakan indikasi dari kegagalan sebuah perbankan. rm
(selengkapnya lihat di: http://www.rmexpose.com)
|